Siksaan ternyata bisa berakibat pada keadaan psikis orang yang mengalami nya, berikut ini adalah beberapa siksaan yang ternyata jika di lakukan dapat merubah psikis si orang yang mengalaminya
a. Kebimbangan
Kebimbangan pasti akan dialami ketika seseorang dihadapkan oleh dua pilihan yang penting yang ia tidak dapat menentukan pilihan yang mana yang akan diambil. Bagi orang yang lemah berfikirnya, masalah kebimbangan akan lama dialami, sehingga siksaan itu berkepanjangan. Tetapi bagi orang yang kuat berpikirnya ia akan cepat mengambil suatu keputusan, sehingga kebimbangannya dapat diatasi.
b. Kesepian
Kesepian berasal dari kata sepi yang bisa diartikan seperti sendiri,tidak mempunyai teman atau sahabat,tidak ada suara dsb. Atau diartikan sebagai suatu keadaan yang dialami seseorang berupa rasa sepi dalam dirinya atau jiwanya, hal ini akan terus ia rasakan walaupun ia dalam lingkungan orang ramai. Ini yang perlu dianalisa pertama kali. Kesepian ini tidak perlu dicampuradukkan dengan keadaan sepi. Perbedaan antara kesepian dengan kesendirian. Kesepian itu perasaan sepi. Sendirian itu ketika seseorang dalam keadaan sendiri. Kesepian bisa berarti seperti “tikus kelaparan di lumbung padi”. Banyak orang di sekitarnya tetapi tetap merasa sepi. Sedangkan sendirian dalam keadaan sendiri, tetapi tidak merasa sepi.
c. Ketakutan
Rasa takut slalu menjadi perasaan yang menyiksa bathin si penderita nya.selama seseorang tersebut
merasa ketakutan ,orang tersebut merasa sangat menderita dan berfikir akan melakuakn apapun agar ia bisa lepas dari rasa takutnya. Menurut saya rasa takut jika di biarkan maka lama kelamaan akan berujung pada kekalutan mental, bahkan bisa menjadi gangguan kejiwaan atau gila.
________________________________________________________________________________
Source :
http://kevin-denianri.blogspot.co.id/2011/06/3-siksaan-yang-bersifat-psikis.html
Tuesday, October 25, 2016
Sunday, October 23, 2016
Membedakan Pengertian Nilai Intrinsik dan Nilai Ekstrinsik (Tugas Ilmu Budaya Dasar)
Perbedaan Nilai Intrinsik dan Ekstrin
Nilai Ekstrinsik dan Intrinsik dapat kita jumpai pada pembahasan suatu karya seni di bidang Sastra dan berhubungan dengan keindahan sperti yang saya bahas sebelumnya. Nilai-nilai ini harus kita ketahui agar kita dapat mengetahui keindahan dari suatu karya seni dan bisa juga di gunakan sebagai alat untuk mengenali seperti apa karya seni yang sedang kita bahas, unsur intrinsik dan ekstrinsik yang berarti:
a. Unsur Intrinsik adalah: unsur yang menyusun karya seni itu sendiri secara faktual dan biasanya kita jumpai pada saat kita membacanya.
b. Unsur Ekstrinsik adalah: unsur yang berasal dari suatu karya seni namun mempengaruhi karya seni tersebut.
a. Unsur Intrinsik adalah: unsur yang menyusun karya seni itu sendiri secara faktual dan biasanya kita jumpai pada saat kita membacanya.
b. Unsur Ekstrinsik adalah: unsur yang berasal dari suatu karya seni namun mempengaruhi karya seni tersebut.
Unsur intrinsik adalah hal-hal atau informasi, refrensi atau bahan2 dasar yang terkandung dalam sebuah karya hingga karya itu tercipta secara utuh. Unsur intrinsik dalam suatu objek, bisa berupa apa saja yang membentuk objek tersebut. lawan dari intrinsik adalah ekstrinsik. Yaitu, hal-hal atau informasi, refrensi atau materi dasar di luar karya tersebut yang ikut mendukung terciptanya sebuah karya. Biasanya unsur ekstrinsik ini berkaitan dengan gejolak atau situasi jaman yang mempengaruhi si seniman dalam menciptakan karyanya itu. Tapi di lihat dari sudut pandang suatu objek dalam menilai keindahan nilai ekstrinsik dan intrinsik memiliki perbedaan sebagai berikut. Nilai ekstrinsik adalah nilai-nilai yang tidak dapat dinilai oleh panca indera, berkenaan aspek kejiwaan, filsafat atau psikologi, serba noumena, transendental. Nilai ekstrinsik hanya bisa dirasai oleh jiwa, intuisi dan naluri dengan pendekatan ilmu, filsafat, kebudayaan dan sisi pribadi individu. Berbeda dengan nilai intrinsik yang lebih kepada penilaian berdasarkan pada apa yang terlihat saja oleh mata dan imajinasi seseorang, tanpa mempertimbangkan aspek lain. Dengan kata lain nilai intrinsik adalah nilai-nilai yang berasal dari penilaian panca indera yang hanya berdasarkan pada logika.
________________________________________________________________________________
Source :
Sunday, October 16, 2016
Cinta Kasih Erotis (Tugas Ilmu Budaya Dasar)
Cinta kasih erotis adalah
kehausan akan penyatuan yang sempurna, akan penyatuan dengan seseorang lainnya.
Cinta kasih erotis bersifat ekslusif, bukan universal, pertama-tama cinta kasih
erotis kerap kali di campurbaurkan dengan pengalaman yang dapat di eksplosif
berupan jatuh cinta. Cinta kasih erotis apabila ia benar-benar cinta
kasih, mempunyai satu pendirian yaitu bahwa seseorang sunguh-sunguh mencintai
dan mengasihi dengan jiwanya sedalam-dalamnya dan menerima pribadi (sifat)
orang lain sedalam-dalamnya. Hal ini merupakan dasar gagasan bahwa suatu
pernikahan tradisional, yang kedua mempelainya tidak pernah memilih jodohnya
sendiri, beda halnya dengan kebudayaan barat/ zaman sekarang, gagasan itu
ternyata tidak dapat diterima sama sekali. Cinta kasih hanya di anggap sebagai
hasil suatu reaksi emosional dan spontan. Dengan demikian, bahwa cinta
kasih erotis merupakan atraksi individual belaka maupun pandangan bahwa cinta
kasih erotis itu tidak lain dari perbuatan kemauan. Cinta kasih erotis mengeksklusifkan cinta kasih
terhadap orang lain hanyalah dalam segi-segi fusi erotis dan keikutsertaan
selengkapnya dengan semua aspek kehidupan orang-orang lain, tetapi bukan dalam
arti cinta kasih kesaudaraan yang mendalam terhadap orang lain. Cinta kasih erotis merupakan
atraksi individual belaka maupun pandangan bahwa cinta kasih erotis itu tidak
lain dari pada perbuatan, kemauan kedua-duanya, atau lebih tepat jika dikatakan
bahwa tidak terdapat pada yang lain satu, juga tidak pada yang lain.
________________________________________________________________________________
Source :
Saturday, October 8, 2016
Nilai-nilai Dalam Prosa (Tugas Ilmu Budaya Dasar)
Sebelum kita mengetahui apa saja nilai-nilai yang terdapat dalam prosa, ada baiknya bila kita mengetahui apa arti prosa. Prosa adalah karya sastra yang berbentuk tulisan bebas. Bersifat bebas artinya prosa tidak terikat dengan aturan-aturan tulisan seperti rima, diksi, irama, dll. Makna kata dalam prosa sifatnya denotative atau mengandung makna sebenarnya. Kata prosa berasal dari bahasa Latin " prosa" yang artinya "terus terang". Jenis tulisan prosa biasanya digunakan untuk mendeskripsikan suatu fakta atau ide. Karenanya, prosa dapat digunakan untuk surat kabar, majalah, novel, ensiklopedia, surat, serta berbagai jenis media lainnya. Prosa biasanya dibagi menjadi empat jenis: prosa naratif, prosa deskriptif, prosa eksposisi, dan prosa argumentatif. Pada sebuah prosa biasanya terdapat nilai-nilai, yaitu :
A. Nilai Kesenangan
Pembaca mendapat pengalaman atas peristiwa atau kejadian yang dikisahkan dan dapat berimajinasi untuk mengenal daerah atau tempat asing yang belum pernah dikunjungi , atau mengenal tokoh aneh atau asing tingkah lakunya atau mungkin rumit perjalanan hidupnya.
B. Memberikan Informasi
Prosa juga dapat memberikan kita informasi tentang kehidupan masa lalu, masa kini, bahkan masa yang akan datang atau asing yang tidak terdapat di ensiklopedi.
C. Warisan Kultural
Mengungkapkan impian-ipian , aspirasi generasi terdahulu yang seharusnya dihayati generasi kini
Keseimbangan wawasan : dapat memperluas dan memperdalam persepsi dan wawasannya tetang tokoh , kehidupan manusia , sehingga akan terbentuk keseimbangan , terutama menghadapi kenyataan diluar dirinya yang mngkin berlainan pribadinya
Selain terdapat beberapa nilai di dalamnya, menurut isinya prosa juga terdiri menjadi 2 jenis, yaitu :
A. Prosa Fiksi
Prosa fiksi adalah prosa yang berbentuk karangan/Khayalan yang dibuat oleh pengarangnya. Isi cerita yang dibuat tidak sepenuhnya berdasarkan pada fakta yang terjadi. Prosa fiksi ini disebut juga karangan narasi sugestif/imajinatif.
Contoh prosa fiksi : Cerpen, novel, dan dongeng
B. Prosa Nonfiksi
Prosa nonfiksi merupakan karangan yang dibuat bukan berdasarkan rekaan/khayalan sang pengarang, tetapi berisi hal-hal berupa informasi faktual ( kenyataan ) atau berupa pengamatan pengarang. Jenis prosa non fiksi ini juga disebut karangan semi ilmiah
Contoh Prosa nonfiksi : Artikel, tajuk rencana, opini, feature, biografi, tips, reportase, jurnalisme baru, iklan dan pidato.
________________________________________________________________________________
Source :
http://www.contohpedia.com/2014/08/prosa-pengertian-jenis-jenis-dan-contoh.html
http://zulfikararticle.blogspot.co.id/2011/04/nilai-sebuah-prosa.html
Wednesday, September 28, 2016
Unsur-unsur Kebudayaan (Tugas Ilmu Budaya Dasar)
Setiap daerah, kota, maupun negara pasti memiliki kebudayaan yang berbeda. Dan ada baiknya kita sebagai salah satu masyarakat tersebut harus mengetahui unsur-unsur apa saja yang terdapat pada kebudayaan yang ada di sekitar kita. Seperti yang dikutip dari buku berjudul Universal Categories of Culture (1953) karya Clyde Kulckhohn, ia membagi kebudayaan yang ditemukan pada semua bangsa di dunia dari sistem kebudayaan yang sederhana seperti masyarakat pedesaan hingga sistem kebudayaan yang kompleks seperti masyarakat perkotaan, dan berkeyakinan bahwa masyarakat mana pun pasti memiliki unsur-unsur kebudayaan. Dan unsur-unsur kebudayaan tersebut adalah:
1. Sistem Religi
Sistem religi atau kepercayaan merupakan sistem yang paling penting, karena sistem ini bisa mengatur atau menentukan setiap aturan yang ada dalam suatu masyarakat. Sistem ini juga berfungsi untuk mengatur manusia dalam berhubungan dengan Penciptanya. Setiap kepercayaan juga memiliki perintah dan larangannya masing-masing, dan hal itulah yang sangat mempengaruhi manusia dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Penganut agama Hindu akan rutin bersembahyang di Pura, penganut agama Islam akan rutin sholat di Masjid, penganut agama Kristen akan rutin beribadah di Gereja.
2. Sistem Pengetahuan
Sistem ini berfungsi bagi masyarakat untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan dan menjawab kebutuhan manusia akan rasa ingin tahu. Sistem pengetahuan ini juga sangat penting karena sangat berperan dalam membentuk masyarakat yang lebih baik dan maju. Sistem ini juga mencakup hal-hal yang sangat luas dan tidak ada batasannya, selain itu sistem ini juga membantu masyarakat untuk lebih berinovasi.
3. Sistem Teknologi (Peralatan dan Perlengkapan Hidup)
Manusia pasti membutuhkan benda-benda atau peralatan dalam memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari. Bisa dibilang kita sebagai manusia pasti tidak pernah luput dari hal-hal tersebut. Contohnya untuk berkomunikasi jarak jauh kita sering kali menggunakan handphone untuk mempermudah komunikasi kita, lalu dalam kehidupan sehari-hari pasti kita menggunakan pakaian, perhiasan, jika kita ingin bepergian pasti kita membutuhkan transportasi, dll. Teknologi dan peralatan ini diciptakan manusia untuk mempermudah mereka dalam melangsungkan kehidupannya.
4. Sistem Kemasyarakatan dan Organisasi Sosial
Sistem kemasyarakatan adalah pengelompokan orang-orang dalam suatu masyarakat dan hubungan antara individu dalam kelompok yang sama atau yang berbeda. Pada kebudayaan Timur, sistem kemasyarakatannya lebih menekankan pada tingkat umur, berbeda dengan orang Barat yang tidak terlalu membeda-bedakan tingkatan umurnya. Contohnya orang Indonesia cenderung mengelompokkan masyarakatnya berdasarkan umur, tampak perlakuan yang cukup berbeda dalam kehidupan sehari-hari terhadap anak-anak, remaja, dewasa, dan lanjut usia. Anak-anak dan remaja Indonesia diajarkan untuk lebih menghormati yang lebih tua. Hal ini menyebabkan adanya panggilan kekerabatan yang mengikuti norma-norma kesopanan di setiap daerah.
5. Sistem Mata Pencaharian dan Ekonomi
Sistem ini mencakup bagaimana hubungan manusia dengan siklus kegiatan produksi, distribusi, dan konsumsi. Sistem ini merupakan sistem yang pasti ada dalam sebuah kebudayaan karena dalam sebuah masyarakat, mata pencaharian adalah hal penting dan hal inilah yang membuat manusia bisa memenuhi kebutuhannya. Sistem ekonomi dalam sebuah kebudayaan ini juga bisa membuat pola yang berbeda dalam setiap kebudayaan.
6. Sistem Bahasa
Bahasa adalah simbol yang diciptakan manusia untuk berkomunikasi dan berinteraksi dengan lainnya, Bahasa menjadi alat komunikasi yang sudah ada sejak manusia itu sendiri dilahirkan. Bahasa dapat berupa lisan maupun tulisan. Tanpa bahasa, sebuah kebudayaan tidak akan tercipta karena pada dasarnya kebudayaan dapat tercipta karena ada komunikasi dan interaksi antar masyarakatnya.
7. Sistem Kesenian
Selain hal-hal yang dapat memenuhi kebutuhan fisik, manusia juga membutuhkan sesuatu yang dapat memenuhi kebutuhan psikis mereka, Maka dari itu lahirlah sebuah kesenian yang dapat berupa tarian (seni tari), musik (seni musik), seni rupa, dll. Dengan adanya unsur ini, setiap kebudayaan jadi memiliki keunikan dan ciri khasnya masing-masing yang dapat membedakan kebudayaan yang satu dengan yang lainnya. Dan tentu saja kita sebagai masyarakat harus menjaga kebudayaan kita agar tetap terjaga keindahannya.
________________________________________________________________________________
Source :
http://www.academia.edu/11333054/Unsur_Budaya_Universal_Kluckhohn_
http://www.bhataramedia.com/forum/sebutkan-dan-jelaskan-7-unsur-kebudayaan/
http://mbahkarno.blogspot.co.id/2013/09/unsur-unsur-kebudayaan-beserta.html
1. Sistem Religi
Sistem religi atau kepercayaan merupakan sistem yang paling penting, karena sistem ini bisa mengatur atau menentukan setiap aturan yang ada dalam suatu masyarakat. Sistem ini juga berfungsi untuk mengatur manusia dalam berhubungan dengan Penciptanya. Setiap kepercayaan juga memiliki perintah dan larangannya masing-masing, dan hal itulah yang sangat mempengaruhi manusia dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Penganut agama Hindu akan rutin bersembahyang di Pura, penganut agama Islam akan rutin sholat di Masjid, penganut agama Kristen akan rutin beribadah di Gereja.
2. Sistem Pengetahuan
Sistem ini berfungsi bagi masyarakat untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan dan menjawab kebutuhan manusia akan rasa ingin tahu. Sistem pengetahuan ini juga sangat penting karena sangat berperan dalam membentuk masyarakat yang lebih baik dan maju. Sistem ini juga mencakup hal-hal yang sangat luas dan tidak ada batasannya, selain itu sistem ini juga membantu masyarakat untuk lebih berinovasi.
3. Sistem Teknologi (Peralatan dan Perlengkapan Hidup)
Manusia pasti membutuhkan benda-benda atau peralatan dalam memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari. Bisa dibilang kita sebagai manusia pasti tidak pernah luput dari hal-hal tersebut. Contohnya untuk berkomunikasi jarak jauh kita sering kali menggunakan handphone untuk mempermudah komunikasi kita, lalu dalam kehidupan sehari-hari pasti kita menggunakan pakaian, perhiasan, jika kita ingin bepergian pasti kita membutuhkan transportasi, dll. Teknologi dan peralatan ini diciptakan manusia untuk mempermudah mereka dalam melangsungkan kehidupannya.
4. Sistem Kemasyarakatan dan Organisasi Sosial
Sistem kemasyarakatan adalah pengelompokan orang-orang dalam suatu masyarakat dan hubungan antara individu dalam kelompok yang sama atau yang berbeda. Pada kebudayaan Timur, sistem kemasyarakatannya lebih menekankan pada tingkat umur, berbeda dengan orang Barat yang tidak terlalu membeda-bedakan tingkatan umurnya. Contohnya orang Indonesia cenderung mengelompokkan masyarakatnya berdasarkan umur, tampak perlakuan yang cukup berbeda dalam kehidupan sehari-hari terhadap anak-anak, remaja, dewasa, dan lanjut usia. Anak-anak dan remaja Indonesia diajarkan untuk lebih menghormati yang lebih tua. Hal ini menyebabkan adanya panggilan kekerabatan yang mengikuti norma-norma kesopanan di setiap daerah.
5. Sistem Mata Pencaharian dan Ekonomi
Sistem ini mencakup bagaimana hubungan manusia dengan siklus kegiatan produksi, distribusi, dan konsumsi. Sistem ini merupakan sistem yang pasti ada dalam sebuah kebudayaan karena dalam sebuah masyarakat, mata pencaharian adalah hal penting dan hal inilah yang membuat manusia bisa memenuhi kebutuhannya. Sistem ekonomi dalam sebuah kebudayaan ini juga bisa membuat pola yang berbeda dalam setiap kebudayaan.
6. Sistem Bahasa
Bahasa adalah simbol yang diciptakan manusia untuk berkomunikasi dan berinteraksi dengan lainnya, Bahasa menjadi alat komunikasi yang sudah ada sejak manusia itu sendiri dilahirkan. Bahasa dapat berupa lisan maupun tulisan. Tanpa bahasa, sebuah kebudayaan tidak akan tercipta karena pada dasarnya kebudayaan dapat tercipta karena ada komunikasi dan interaksi antar masyarakatnya.
7. Sistem Kesenian
Selain hal-hal yang dapat memenuhi kebutuhan fisik, manusia juga membutuhkan sesuatu yang dapat memenuhi kebutuhan psikis mereka, Maka dari itu lahirlah sebuah kesenian yang dapat berupa tarian (seni tari), musik (seni musik), seni rupa, dll. Dengan adanya unsur ini, setiap kebudayaan jadi memiliki keunikan dan ciri khasnya masing-masing yang dapat membedakan kebudayaan yang satu dengan yang lainnya. Dan tentu saja kita sebagai masyarakat harus menjaga kebudayaan kita agar tetap terjaga keindahannya.
________________________________________________________________________________
Source :
http://www.academia.edu/11333054/Unsur_Budaya_Universal_Kluckhohn_
http://www.bhataramedia.com/forum/sebutkan-dan-jelaskan-7-unsur-kebudayaan/
http://mbahkarno.blogspot.co.id/2013/09/unsur-unsur-kebudayaan-beserta.html
Friday, March 23, 2012
Friday, March 16, 2012
Subscribe to:
Posts (Atom)